Kemkominfo Mendorong Ruang Digital yang Sehat Menyambut Pemilu 2024, Menyikapi Ancaman Hoaks
Kemkominfo Mendorong Ruang Digital yang Sehat Menyambut Pemilu 2024, Menyikapi Ancaman Hoaks
Selasa, 24 Oktober 2023 13:48 WIB | 249 views
Dalam menjelang Pemilu 2024, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) tengah berupaya keras untuk menciptakan lingkungan digital yang aman dan nyaman melalui tindakan moderasi konten dan pengawasan terhadap penyebaran hoaks.


Dilansir dari laman DetikNews, Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, menganggap Pemilu 2024 sebagai momen penting bagi seluruh warga Indonesia dan merupakan wujud kedewasaan dalam berdemokrasi. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga integritas ruang digital dengan menghindari penyebaran narasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Dalam pernyataan tertulisnya pada tanggal 23 Oktober 2023, Budi menyatakan harapannya agar perdebatan seputar Pemilu lebih terfokus pada isu-isu substansial yang memajukan bangsa Indonesia. Selanjutnya, ia menjelaskan pesan "Pemilu Damai 2024" yang menjadi inisiatif untuk menghadapi berbagai potensi masalah dalam Pemilu tersebut. Pesan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan partisipasi publik, tetapi juga untuk mencegah konflik dan penyebaran hoaks.

Menurut Budi, penyebaran berbagai narasi politik di media sosial memiliki potensi mengganggu aliran informasi dengan berbagai bentuk keliru, informasi palsu, dan informasi menyesatkan.

Dia mengidentifikasi 3 masalah utama yang menjadi fokus perhatian Kemkominfo selama Pemilu, yaitu penyebaran hoaks, fitnah, dan ujaran kebencian. Menurutnya, ketiga masalah ini merupakan potensi yang dapat mengakibatkan kerentanan sosial.


Budi menjelaskan bahwa Kemkominfo telah membentuk patroli siber yang bertugas memantau konten-konten yang mengandung ujaran kebencian, fitnah, dan hoaks di internet, serta mengambil langkah-langkah untuk membatasi akses terhadap konten tersebut. Dalam upaya menciptakan lingkungan digital yang aman dan nyaman, moderasi konten dilakukan melalui klarifikasi fakta dan pembongkaran hoaks, serta penghapusan situs web dan konten yang mengandung hoaks bersama dengan platform digital yang bersangkutan.

Selain itu, pemerintah akan mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran ini sebagai bagian dari upaya untuk menjaga persatuan nasional.


Budi mengingatkan bahwa perjuangan dan pengorbanan para pendiri bangsa dalam menyatukan Indonesia harus menjadi sumber inspirasi untuk memajukan Indonesia. Dia menekankan bahwa, sebagai negara, kita memiliki kewajiban untuk memperkuat kesatuan kita, bukan untuk memecah-belahnya.

Sementara itu, Budi percaya bahwa masyarakat Indonesia semakin matang dalam menghadapi Pemilu 2024 dan mengharapkan bahwa melalui kerja sama antara akademisi, pemuka agama, dan kelompok masyarakat, Pemilu 2024 dapat berlangsung dengan damai dan menguatkan persatuan Indonesia.


(Foto/Gambar: Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi/Dok. Kominfo)


Berikan Komentar Via Facebook